Tampilkan postingan dengan label Elektronika Analog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika Analog. Tampilkan semua postingan

13 Des 2015

Penguat Non-Inverting Op-amp

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Hallo Sahabat Dunia Elektro kali ini saya akan memposting tentang materi Op-amp sebagai penguat Non-Inverting. Materi ini adalah kelanjutan dari postingan materi Penguat Inverting Op-amp kemarin. Pada penguat Non-inverting ini rangkaiannya juga hampir sama dengan rangkaian penguat Inverting hanya saja bedanya pada rangkaian Non-invering ini inputan melalui Kaki (+) positif Op-amp sedangkan Ground disambungkan dengan kaki (-) negatif pada Op-amp untuk lebih jelasnya berikut adalah gambar rangkaiannya.

Gambar 1. Penguat Non Inverting Op-amp

Pada rangkaian Op-amp Non-inverting ini sinyal output yang dihasilkan se-fasa dengan sinyala output ini berbeda dengan sinyal yang dihasilkan output dari rangkaian penguat Inverting yang sinyal outpunya berbeda 180o dengan sinyal input. Dan berikut adalah gambar sinyal inputan dan outputan penguat Non-inverting yang saya simulasikan pada software multisim di laptop dengan penguatan 2 kali.

Gambar 2. Gelombang input output penguat Non-inverting

Pada gambar 2 diatas merupakan gambar dari hasil simulasi rangkaian penguat Non-inverting dimana warna merah adalah gelombang Inputan dan Warna biru adala gelombang outputan. Dan  terlihat pula bahwa antara gelombang input dan output se-fasa atau tidak ada perbedaan fasa antara input dan outputnya. kemudian untuk mencari rumus Voutnya maka perhtikan gambar arah arus berikut dan penjelasannya.

Gambar 3. Arah arus dan analisa rangkaian Non-Inverting

Dari analisa arah arus pada gambar 3 diatas maka dapat kita peroleh persamaan dan rumus sebagai berikut ini :


Maka diperoleh rumus untuk mencari Vout adalah



Dan untuk rumus penguatn dari penguat Non-inverting ini adalah


Oke sahabat Dunia elektro demikian sedikit pengetahuan yang bisa saya bagi dengan sahabat-sahabat sekalian semoga bermanfaat dan jangan lupa nantikan postingan-postingan saya berikutnya .


9 Des 2015

Penguat Inverting Op - Amp

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Oke sahabat Dunia Elektro kali ini saya akan menshare sedikit pengetahuan saya tentang penguat inverting seperti yang saya bahas pada postingan sebelumnya yaitu tentang Operational Amplifier atau Op-Amp dimana Op-amp ini banyak diaplikasikan dalam berbagai rangkaian elektronika seperti : penguat inverting, Non-inverting, integrator diferensial dan lain-lain.
Penguat inverting merupakan penguat yang mempunyai karakteristik dimana sinyal input dan outputnya mempunyai beda fasa sebesar 180o pada penguat inverting ini rangkaiannya sangatlah sederhana hanya terdiri dari sebuah Op-Amp dan 2 resistor untuk lebih jelasnya tentang rangkaian penguat iverting ini maka berikut adalah gambar rangkaiannya

Gambar 1. Rangkaian Penguat Inverting

Dari gambar diatas maka kita dapat mencari rumus untuk menghitung Voutnya dengan persamaan berikut ini :

Kemudian dari dua rumus yang peroleh kita subtitusikan 
Kemudian setelah diketahui rumus untuk mencari Voutnya maka kita dapat menegtahui rumus penguatannya yaitu :
(catatan : tanda  minus (-) menunjukkan perbedaan fasa sebesar 180o)

sehingga Karakteristik bentuk gelombangnya adalah sebagai berikut ini :


Gambar 2. gelombang hasil gelombang penguat Ineverting

Gambar diatas merupakan hasil simulasi yang saya lakukan menggunakan software multisim. terlihat bahwah antara gelombang input (warana merah) dan gelombang output (warna biru) berebeda fasa 180o . dimana rangkaian invertingnya saya gunakan penguatan 2 kali sehingga gelombang output akan 2 kali dari gelombang input .
Oke sahabat Dunia Elektro demikianlah sedikit ilmu yang saya bagikan semoga bermanfaat buat sahabat - sahabat sekalian. bila ada kesalahan-kesalahan saya mohon maaf dan mari kita diskusikan .demikian dari saya sampai bertemu lagi di postingan berikutnya 

7 Des 2015

Op-Amp (Operational Amplifier)


Gambar. 1 Operational Amplifiier

Operational Amplifier atau yang di singkat op-amp merupakan salah satu komponen analog yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika. Aplikasi op-amp yang paling sering dipakai antara lain adalah rangkaian inverter, non-inverter, buffer, adder (penjumlah), integrator dan differensiator. Penguat operasional (op-amp) adalah penguat diferensial dengan dua masukan dan satu keluaran yang mempunyai penguatan tegangan yang amat tinggi, yaitu dalam orde 105. Oleh karena itu, penguat operasional lebih banyak digunakan dengan loop tertutup dari pada dalam lingkar terbuka.

Pada Op-Amp, memiliki 2 rangkaian feedback (umpan balik) yaitu feedback negatif dan feedback positif dimana feedback negatif pada op-amp memegang peranan penting. Secara umum, umpan balik positif akan menghasilkan osilasi sedangkan umpan balik negatif menghasilkan penguatan yang dapat terukur. Dalam op-amp ideal pada inputan anatara inputan inverting dan non inverting terdapat hambatan atau impedansi tak terhingga dan berikut lebih jelasnya liht gambar 2


Gambar. 2 ekivalen op-amp ideal



luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com